Rasulullah Contoh Sempurna Kehidupan Kita

Bagikan :

Pengajian rutin Ahad Pon yang di laksanakan bertepatan dengan tanggal 24 september 2023 bertempat di gedung serbaguna Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan. Pengajian rutin ini di buka oleh Ustadz KH. Abdul Hakim Aka sebagai sambutan di acara ahad pon yang bertemakan “Maulid Nabi Muhammad SAW”, bahwa di hari maulid nabi ini kita sebagai muslim kita harus memperingatinya dengan bahagia. Selain itu kita juga harus menjadikan maulid nabi ini sebagai penyemangat kita untuk beribadah kepada Allah SWT.

Ahad pon kali ini di isi oleh Ustadz Eko Ahsan Susilo M.Pd.I dari ponpes Al-Jadid Fisabilillah (taman lansia dan mualaf), yang membawakan materi dengan tajuk “Rasulullah Sebagai Contoh Sempurna Kehidupan Kita”. Kita patut bangga dengan menjadi salah satu dari umat Rasulullah SAW, karna ia lah suri tauladan yang baik bagi kita sesuai QS. Al-Ahzab 33:21 :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ

Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.

1.Kesemangatan beliau dalam beribadah

Kisah soal shalat tahajud Rasulullah pernah diriwayatkan oleh Aisyah RA. Menjelang Subuh di Madinah. Aisyah menemukan kaki suaminya, Muhammad SAW, sudah bengkak-bengkak. Shalat malam yang dilakukan Rasulullah dikenal panjang.

2. Sifat Rasulullah yang pemaaf

Suatu ketika perjalanan hijrah rasulullah di ikuti oleh seseorang yang berniat membunuh beliau karna bayaran yang ia dapatkan jika berhasil membunuhnya. Seseorang itu bernama Suraqah bin Malik.

Setelah mengikuti jejak hijrah sampai tepat di belakang Rasulullah. Dia kemudian menghunus pedang dan memacu kudanya untuk mendekati Nabi. Ketika sudah dekat dengan Rasulullah Suraqah langsung menyabetkan pedangnya ke arah Nabi. Namun, mendadak kaki kudanya terperosok masuk ke pasir.

Suraqah terperosok di pasir sampai tiga kali hingga Rasulullah tanpa rasa sungkan menyelamatkannya. “Wahai Rasulullah, jelaskanlah padaku tentang Tuhanmu yang memiliki kekuatan yang sedemikian rupa, tanya Suraqah. Nabi membacakan surat al-Ikhlas ayat 1-4. Akhirnya, Suraqah bersyahadat dan masuk Islam.

Acara ditutup dengan do’a yang dipimpin langsung oleh narasumber. Bertepatannya dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW semoga kita dapat istiqomah meneladani beliau.

 

Penulis:

  1. Fatahurraihan Wijdan Muhammad – 8C SMP IT Baitussalam Prambanan
  2. Fatkhan Khoiri Abdurrahman – 8A SMP IT Baitussalam Prambanan