Field Study Santri SMP IT Baitussalam Prambanan: Belajar Wirausaha Melalui Olahan Salak dan Bakpia

Bagikan :

Prambanan – SMP IT Baitussalam Prambanan menyelenggarakan kegiatan field study bagi santri kelas 7 dan 8 pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia wirausaha sejak dini sekaligus membuka wawasan santri terhadap potensi usaha di masa depan. Destinasi akhwat, pengenalan melalui pengolahan makanan khas daerah Turi, yaitu salak. Sedangkan Ikhwan melalui pengolahan makanan khas Jogja, yaitu Bakpia.

Kegiatan diawali dengan persiapan dan pengkondisian santri pada pukul 06.00 WIB, dilanjutkan dengan taujih keberangkatan oleh Ustadz Hakim. Pelepasan santri dilaksanakan di GOR oleh pimpinan yang diwakilkan oleh Ustadz Ali Muhsin pada pukul 06.30 WIB. Selanjutnya, rombongan diberangkatkan menuju lokasi kegiatan, dengan pembagian tujuan antara santri akhwat dan ikhwan.

Sarisa Merapi dan UMKM Sholihin

Santri akhwat menuju Sarisa Merapi sebagai destinasi wisata edukasi, sedangkan santri ikhwan menuju UMKM Sholihin di Kepurun, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah. Setibanya di lokasi, santri akhwat disambut hangat oleh pihak pengelola dan langsung mengikuti kegiatan pembuatan berbagai produk olahan salak. Santri kelas 7 dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempraktikkan pembuatan Mocaff Salak, Sarisa Salak, Bolen Salak, dan Pie Salak. Mereka juga dikenalkan pada pemanfaatan biji salak yang dapat diolah menjadi kopi. Setelah itu, giliran santri kelas 8 yang melakukan praktik, sementara kelas 7 mendapatkan pembekalan materi terkait produk olahan tersebut.

Di sisi lain, santri ikhwan mendapatkan penjelasan mengenai proses pembuatan pizza dan bakpia, kemudian melanjutkan dengan praktik secara berkelompok. Kegiatan ini berlangsung hingga siang hari dan diakhiri dengan makan siang serta salat berjamaah.

Ledok Sambi dan Umbul Brintik

Setelah kegiatan utama, santri akhwat melanjutkan perjalanan ke destinasi kedua di Ledok Sambi, sementara santri ikhwan menuju Umbul Brintik. Di lokasi tersebut, santri akhwat melaksanakan salat berjamaah sebelum mengikuti berbagai aktivitas seperti flying fox, paintball, melukis, bermain air, panahan, dan permainan lainnya. Sementara itu, santri ikhwan melakukan kegiatan berenang di Umbul Brintik dan melaksanakan salat Asar berjamaah.

Kegiatan field study ditutup dengan perjalanan kembali ke pondok pada sore hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan santri tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kelas, tetapi juga mampu memahami potensi wirausaha berbasis kearifan lokal yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di masa mendatang. (Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)

Field Study Santri SMP IT Baitussalam Prambanan: Belajar Wirausaha Melalui Olahan Salak dan Bakpia

Bagikan :