Sleman – Selasa, 19 Mei 2026, SMA Islam Terpadu Baitussalam menyelenggarakan Discovery Day untuk santri kelas X. Kunjungan kegiatan ini yaitu Politeknik Nuklir Indonesia dan Nangsib Keramik Gerabah Kasongan. Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana menumbuhkan jiwa peneliti muda sekaligus wirausaha pada santri melalui pengalaman belajar yang inspiratif, kreatif, dan aplikatif. Sehingga santri dapat memiliki mindset mandiri, inovatif, dan berani mengambil peluang.

Perjalanan dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan jumlah peserta 86 santri dan 13 guru pendamping. Pukul 07.30 WIB rombongan sampai di Politeknik Nuklir Indonesia. Politeknik Nuklir merupakan perguruan tinggi vokasi di Yogyakarta yang berada di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Di sana rombongan mendapatkan sambutan hangat dari Bapak Dr. Eng. Sukarman, M.Eng., selaku Wakil Direktur Bidang Non-Akademik Poltek Nuklir beserta dosen dan civitas akademika, dilanjutkan dengan presentasi singkat tentang Poltek Nuklir. Setelah sesi presentasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata, foto bersama, dan campus tour mengunjungi laboratorium canggih Reaktor Kartini dan laboratorium iradiator.
Setelah puas belajar di Poltek Nuklir, rombongan bergerak menuju Nangsib Keramik yang berlokasi di Kasongan, Bantul. Tempat ini terkenal sebagai pusat industri rumahan kerajinan gerabah dan keramik legendaris di Yogyakarta. Di sana santri diberikan pemaparan singkat tentang sejarah Nangsib Keramik oleh Bapak Bisma dan melihat proses pembuatan gerabah. Setelah itu, para santri diajak berkeliling
untuk melihat proses pengolahan tanah liat, pembentukan, penjemuran, hingga pembakaran gerabah. Pada sesi praktik, setiap santri mendapatkan kesempatan untuk melukis dan mencoba membuat gerabah dengan teknik cetak atau putar dengan didampingi oleh instruktur. Setelah semua proses selesai, hasil karya santri diperbolehkan untuk dibawa pulang. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama.
“Alhamdulillah hari ini kami mendapat banyak wawasan dan pengalaman baru. Pengalaman yang seru dan membelajarkan. Tahu tentang nuklir, praktik membuat gerabah, ini sesuatu yang baru bagi saya,” kesan salah satu santri.
Setelah mendapat banyak ilmu dan pengalaman di Poltek Nuklir dan Nangsib Keramik, kegiatan Discovery Day ditutup dengan refreshing menuju Pantai Gua Cemara bagi santri putri, dan Pantai Baru bagi santri putra.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi santri untuk berani berinovasi dan menciptakan peluang usaha sejak dini. Dan ke depan, semoga semangat dan ide-ide segar yang lahir dari kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda siap menjadi wirausahawan muslim yang berdaya saing. (Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam)