Sleman — Pondok Pesantren Modern Baitussalam menggelar kegiatan Safari Dakwah dan Silaturahmi Internasional bertajuk “Membangun Spirit Jihad Lewat Pena dan Doa” pada Kamis, 29 Januari 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Ponpes Modern Baitussalam ini diselenggarakan sebagai upaya membuka wawasan global santri sekaligus menumbuhkan solidaritas kemanusiaan. Kegiatan utama menghadirkan tokoh asal Palestina, Syaikh DR. Muhammad Said Bakr, yang didampingi Ust. Akhmad Khudori sebagai penerjemah (mutarjim).
Kunjungan Syaikh disambut secara hangat dan penuh hormat oleh jajaran pimpinan pondok. Pimpinan Ponpes Modern Baitussalam, KH Abdul Hakim, bersama seluruh Dewan Masyayikh dan para Asatidz, menyambut langsung kedatangan tamu di gerbang utama. Acara di GOR dimulai tepat waktu dengan dipandu oleh pembawa acara (MC) Rafif Afenda dan M. Xaesar Rafael Z, serta diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang merdu oleh Mursyid Khoirul Ammar.
Pesan Menyentuh dari Syaikh Palestina
Sebanyak 500 santri putra dan putri menjadi audiens utama yang memenuhi GOR. Dalam sambutan pembukaannya, KH Abdul Hakim menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kesempatan berharga ini. Sekaligus memohon kepada Syaikh untuk memberikan taujih (nasihat) yang dapat memotivasi semangat belajar para santri. Memasuki acara inti, Syaikh DR. Muhammad Said Bakr menyampaikan materi yang sangat menyentuh dan inspiratif. Beliau menekankan perbandingan nyata antara kondisi santri di Indonesia yang dapat menuntut ilmu dengan aman dan nyaman. Berbeda dengan kondisi anak-anak di Palestina yang harus berjuang untuk mendapatkan akses pendidikan di tengah peperangan dan tantangan fisik yang luar biasa. Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa perjuangan santri di Indonesia saat ini adalah dengan belajar sungguh-sungguh.
Safari dakwah sebagai bentuk nyata dukungan spiritual, acara ditutup dengan ajakan dan sesi doa bersama. Syaikh mengajak seluruh santri untuk tidak pernah lelah memanjatkan doa terbaik bagi keselamatan dan kemenangan saudara-saudara di Palestina. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Acara ini memberikan kesan mendalam serta meningkatkan kesadaran kolektif di kalangan internal pesantren. (Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)



