
praktek public speaking
Sleman– Pondok Pesantren Modern Baitussalam menyelenggarakan kegiatan pembekalan Public Speaking pada hari Sabtu (24/1/2026) di GOR Baitussalam Prambanan. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Ustadz Sholikhin Abu Izzudddin dan Pro-U Media.
Acara ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Ponpes Modern Baitussalam, KH Abdul Hakim, 3 Kepala Bidang, yakni Kepala Bidang 4 Pilar,yaitu Ustadz Jawaldi, Kepala Bidang LAZ, Ustadz Bashori dan Kepala Bidang Sosda, Ustadz Effendiawan, serta ustadz dan ustadzah Ponpes Modern Baitussalam.
Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan da’i untuk lebih kompenten dalam berdakwah, juga meningkatkan public speaking para ustadz ustadzah dalam berceramah atau berkhutbah apalagi untuk mempersiapkan Kegiatan dakwah di Bulan Ramadhan.
Acara dimulai dengan registrasi dilanjutkan MC, Ustadz Rakhmat Ali Syamsudi. MC memberikan game Quizz selama 5-7 menit untuk menarik perhatian peserta agar fokus dan berjalan seru. Peserta yang menang mendapatkan doorprize buku Ust Solikhin Abu Izzuddin.
Setelah itu, kegiatan dimulai dengan pembukaan dan pembacaan tilawah Al Qur’an yang yang menambah keberkahan. Setelah tilawah, sambutan disampaikan oleh Pimpinan Ponpes Modern Baitussalam, KH Abdul Hakim. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya public speaking, Ustad dan Ustadzah Baitussalam harus mempunyai kelebihan di Masyarakat, mampu berceramah jika dibutuhkan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembinaan dan pelatihan yang diisi oleh narasumber Ustadz Solikhin Abu Izzuddin dengan dimoderatori Ustadz Febri Annuari. Dalam materinya, pemateri menyampaikan awalnya mari membangun personal branding, Langkah-langkah menjadi da’i yang public speaker.
Selanjutnya memberikan penekanan untuk menyiapkan ruhiyah terlebih dahulu dengan motivasi training yang mengetuk hati para peserta,baik dengan lagu nasyid Islami atau dengan video cuplikan film, Beliau juga mencontohkan cara berceramah yang tanpa persiapan lewat cuplikan video film agar peserta lebih cepat memahami dan menerima. Beliau menunjukkan cara berceramah yang benar dan tips-tips berceramah yang disukai para pendengar.
Setelah dhuhur, acara dilanjutkan kembali dengan ice breaking yang dilakukan agar peserta siap melanjutkan kegiatan. Setelah dibuka oleh MC, Ustadz Solikhin memberikan tambahan penguat spiritual sehingga para peserta bersemangat. Kemudian acara diakhiri dengan pengelompokkan, satu kelompok terdiri dari 8 orang. Dalam kelompok tersebut ada perwakilan kultum 3 menit boleh di panggung atau di tempat duduknya. Penampilan para peserta yang terpilih mendapatkan masukan dari Ustadz Solikhin.
Selama kegiatan berlangsung, suasana acara terasa penuh hikmah, keakraban, dan keseruan. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias melalui praktek public speaking. Harapannya melalui kegiatan ini, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Ponpes Modern Baitussalam semakin siap untuk melatih diri dalam public speaking minimal berceramah di daerahnya. ( Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam)



