Field Study SMPIT Baitussalam 2 Cangkringan

Bagikan :

 Kegiatan Field Study SMPIT Baitussalam 2 Cangkringan

Sleman, 24 November 2025 — SMPIT Baitussalam 2 Cangkringan menggelar kegiatan Field Study sebagai bagian dari program pembelajaran luar kelas yang bertujuan memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8, dengan pendampingan langsung oleh para ustadz dan ustadzah.

Field Study tahun ini mengusung konsep pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), Siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga  langsung mengamati serta mempraktikkan berbagai aktivitas di lapangan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan nyata mengenai lingkungan belajar di pesantren, mengenalkan dunia industri kreatif, serta menguatkan kemandirian dan keterampilan sosial siswa.

Kunjungan pertama dilaksanakan di SMA IT Baitussalam Prambanan, tempat siswa melakukan observasi lingkungan pendidikan pesantren. Mereka mendapat pembekalan inspiratif dari Pimpinan Pondok Pesantren Modern Baitussalam, Ustadz KH Abdul Hakim, A.Ka serta Kepala SMA IT Baitussalam Prambanan, Ustadz Gino Erman Agusta,, S.Pd.Si. Siswa belajar mengenai budaya belajar, kedisiplinan, serta gambaran kehidupan akademik di jenjang lanjutan.

Penjelasan Instruktur Manna Bakery

Perjalanan berlanjut ke Manna Bakery, di mana siswa mendapatkan pengalaman praktik membuat dan menghias kue. Para instruktur dari Manna Bakery memberikan penjelasan mengenai proses produksi, kualitas bahan, hingga teknik pengemasan. Suasana belajar berlangsung aktif dan menyenangkan, ditandai dengan antusias siswa dalam mencoba berbagai teknik dekorasi dan menikmati produk susu segar yang disediakan.

Siswa Praktek Membuat Roti

Sebagai penutup, rombongan menuju Umbul Cokro, Kabupaten Klaten, untuk mengikuti kegiatan rekreasi dan eksplorasi alam. Selain menyegarkan pikiran, aktivitas ini diharapkan menumbuhkan kepedulian lingkungan serta memperkuat kebersamaan antarsiswa.

Siswa diharapkan memperoleh wawasan baru, memperluas sudut pandang, dan mengembangkan keterampilan hidup (life skill) yang berguna bagi masa depan mereka.  Pembelajaran ini tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat tumbuh melalui pengalaman nyata di lingkungan sekitar.

(Bidang Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam )