Sleman. Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan Sleman telah menyelenggarakan kegiatan Seminar dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Iqra Arabic sebagai langkah nyata dalam penguatan kualitas pendidikan bahasa Arab dan pengembangan jejaring internasional. Kegiatan ini menghadirkan perwakilan lembaga Iqra Al-‘Arabiyyah serta narasumber dari Universitas Ummul Qura, Makkah, dan diikuti oleh pimpinan pesantren, para asatidz, serta santri dengan penuh antusiasme.
Seminar ini mengusung tema “Menuju Kesuksesan Global dengan Bahasa Arab, serta Mengembangkan Program ‘Iqra’ sebagai sebuah Model.” Tema tersebut menegaskan pentingnya bahasa Arab tidak hanya sebagai bahasa Al-Qur’an, tetapi juga sebagai bahasa ilmu, peradaban, dan sarana menuju kiprah global. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa pemahaman Al-Qur’an secara mendalam tidak dapat dilepaskan dari penguasaan bahasa Arab, karena terjemahan semata belum mampu menangkap kekayaan makna dan konteks ayat-ayat Al-Qur’an.
Selain itu, disampaikan pula bahwa bahasa Arab merupakan kunci utama untuk mengakses ilmu-ilmu keislaman seperti tafsir, hadis, fikih, dan syariah, serta menjadi syarat penting bagi siapa pun yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah. Para santri diberikan wawasan mengenai luasnya peluang beasiswa pendidikan di Arab Saudi yang mencakup jenjang S1, S2, hingga S3, baik pada jurusan keagamaan maupun jurusan umum seperti kedokteran, teknik, sains, dan psikologi Islam, yang seluruhnya diselenggarakan secara gratis dengan seleksi berskala internasional.
Dalam rangka memperkuat tindak lanjut dari seminar tersebut, dilakukan penandatanganan MoU Program Iqra Arabic antara Pondok Pesantren Modern Baitussalam dan pihak Iqra Al-‘Arabiyyah. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Arab melalui program terstruktur dan berstandar internasional, di antaranya program pembelajaran daring selama tiga bulan yang dilanjutkan dengan program luring di Arab Saudi. Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi santri untuk belajar langsung dari dosen dan akademisi Timur Tengah, berinteraksi dengan pelajar internasional, serta memperluas pengalaman akademik dan keislaman.
Kegiatan Seminar dan Penandatanganan MoU ini menjadi momentum strategis dalam membangun kolaborasi global dan memperkokoh komitmen Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berkarakter, dan berjiwa kepemimpinan. Besar harapan bahwa kerja sama ini membawa keberkahan, kemajuan, serta kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
Acara ditutup dengan doa dan ungkapan apresiasi kepada seluruh narasumber, tamu undangan, serta panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini, dengan semangat bersama bahwa bahasa Arab adalah bahasa dunia dan jembatan menuju kesuksesan global. (Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam)



