Pembekalan Awal Tahun, Ponpes Modern Baitussalam Teguhkan Pendidikan Berbasis Kasih Sayang

Bagikan :

Prambanan — Ponpes Modern Baitussalam menyelenggarakan kegiatan pembekalan awal tahun untuk guru dan karyawan dengan tema “Mendidik dengan Kasih Sayang dan Keteladanan.” Kegiatan ini berlangsung di GOR Ponpes Modern Baitussalam pada Jumat, 2 Januari 2026, pukul 07.30–10.30 WIB. Pembekalan ini diikuti oleh seluruh guru serta karyawan dari unit 1 hingga unit 4.

Kegiatan pembekalan dipandu oleh MC Ustadz Samsol Hadi, dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Khoirul Walid. Suasana khidmat menyertai pembukaan acara yang menjadi awal rangkaian penguatan nilai-nilai tarbiyah bagi seluruh civitas Ponpes Modern Baitussalam.

Dalam penyampaian materi utama, Ustadz. K. H. Abdul Hakim, A.Ka. menekankan pentingnya bekerja dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa Allah memerintahkan hamba-Nya untuk bekerja keras agar setiap amal dapat disaksikan dan dinilai. Seluruh perbuatan manusia, akan dihisab dan dihitung pada hari kiamat, sehingga setiap individu dituntut untuk menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan amanah.

Lebih lanjut, Ustadz Hakim menguatkan kembali tagline Ponpes Modern Baitussalam, yakni “Mendidik dengan Kasih Sayang dan Keteladanan.” Ia menjelaskan bahwa seluruh makhluk mendapatkan rahman Allah, namun tidak semuanya memperoleh rahim-Nya karena sifat tersebut bersifat khusus. Nilai kasih sayang Allah tersebut ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum ayat 21, yang menjadi landasan dalam membangun keluarga yang Sakinah, mawadah wa rahmah.

Menjawab tantangan kehidupan berkeluarga, Ustadz Hakim mengajak seluruh peserta untuk meneladani ajaran Al-Qur’an surat Al-Balad ayat 17. Di dalam surat tersebut terkandung ajakan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan kasih sayang. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang menebarkan kasih sayang kepada sesama, maka Allah SWT akan melimpahkan kasih sayang-Nya kepadanya.

Dalam konteks pelayanan, Ustadz Hakim juga mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan yang penuh kasih sayang kepada seluruh stakeholder Ponpes Modern Baitussalam. Sikap ramah, senyum, dan kelembutan dalam berinteraksi menjadi cerminan keteladanan seorang pendidik dan tenaga kependidikan.

Materi oleh Dewan Masyayikh

Materi selanjutnya disampaikan oleh Ustadz Ali Muhsin yang mengangkat tema mendidik dengan kesabaran dan ketelatenan. Ia mencontohkan sifat Ar-Rahman Allah SWT melalui kisah Nabi Ibrahim AS yang tetap diberikan kesempatan oleh Allah meskipun kaumnya melakukan penolakan. Nilai tersebut mengajarkan para pendidik untuk tetap berbuat baik dan menebarkan kasih sayang. Meskipun balasan yang diterima tidak selalu sepadan, serta tidak bersikap tergesa-gesa dalam mendidik.

Sementara itu, Ustadz Qomaruddin, S.Pd.I., M.Pd., menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui kasih sayang dan keteladanan, tetapi juga melalui doa. Ia mengingatkan agar para guru senantiasa mendoakan anak didiknya sebagai bagian dari ikhtiar spiritual dalam proses pendidikan.

Pembekalan ditutup dengan penyampaian materi oleh Ustadz Asep Dwiyan Alfianto, M.Pd. Beliau memaparkan praktik nyata penerapan pendidikan dengan kasih sayang di Unit Baitussalam 3. Ia menyampaikan bahwa pembiasaan positif yang diterapkan di sekolah, seperti shalat tahajud dan puasa Senin–Kamis, memberikan dampak nyata hingga di rumah. Bahkan, orang tua turut dilibatkan melalui grup WhatsApp agar pembiasaan tersebut terus berlanjut tidak hanya saat bersekolah tetapi ketika di rumah.

Melalui kegiatan pembekalan awal tahun ini, seluruh guru dan karyawan diajak untuk melakukan perubahan nyata di tahun baru dengan merealisasikan nilai kasih sayang kepada semua pihak. Diharapkan Ponpes Modern Baitussalam semakin berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, keteladanan, dan pelayanan yang humanis. (Bidang Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)