Sleman – Sebuah inovasi besar terkadang lahir dari langkah kecil dan rasa ingin tahu yang sederhana. Inilah kisah perjalanan dua siswa kelas VII SMPIT Baitussalam 2 Cangkringan, Abdurrahman Hadi Wijaya dan Ihsan Fauzan, dalam mengikuti ajang Kreanova Sembada Tahun 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Sleman.
Dengan mengusung karya inovasi berjudul “Smart AI Fact Checker Kids”, keduanya berhasil meraih Juara Harapan II dalam kompetisi tersebut. Prestasi ini menjadi buah dari proses belajar, riset, kreativitas, dan semangat berinovasi yang mereka jalani sejak awal.
Perjalanan menuju prestasi ini bermula dari sebuah kegiatan riset mini. Melalui kegiatan tersebut, Abdurrahman dan Ihsan diajak untuk mengamati berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mengidentifikasi masalah, serta mencari ide kreatif untuk menghadirkan solusi. Dari proses pengamatan dan diskusi, muncul gagasan untuk mengembangkan sebuah inovasi yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.
Berangkat dari gagasan tersebut, lahirlah ide Smart AI Fact Checker Kids. Inovasi ini dikembangkan dengan semangat mengenalkan pemanfaatan teknologi AI kepada anak-anak, khususnya dalam membantu mengenali dan memeriksa kebenaran informasi. Sebuah gagasan yang relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini, ketika arus informasi digital begitu cepat dan tidak semua informasi yang beredar dapat dipercaya.
Namun, memiliki ide saja tentu tidak cukup. Keduanya harus melangkah lebih jauh dengan mewujudkan gagasan tersebut menjadi sebuah alat inovasi. Di sinilah proses belajar yang sesungguhnya dimulai. Mereka mulai merancang, menyusun, mencoba, dan mengembangkan alat berdasarkan konsep yang telah direncanakan.
Dalam setiap prosesnya, Abdurrahman dan Ihsan mendapatkan bimbingan langsung dari Ustadz Rakhyan Risnu Sasongko, S.Pd., M.Pd. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka, mulai dari mengembangkan ide hasil riset mini hingga mempersiapkan karya untuk mengikuti kompetisi. Melalui arahan dan bimbingan yang diberikan, keduanya belajar bahwa sebuah inovasi membutuhkan ketekunan, ketelitian, kreativitas, serta keberanian untuk mencoba hal-hal baru.
Setelah melalui serangkaian proses pengembangan dan persiapan, tibalah kesempatan untuk memperkenalkan karya mereka dalam ajang Kreanova Sembada 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Sleman. Kompetisi ini menjadi pengalaman berharga bagi keduanya untuk menunjukkan hasil karya, menguji gagasan, sekaligus belajar dari inovasi yang dihasilkan oleh peserta dari sekolah-sekolah lain.
Perjalanan yang berawal dari riset mini tersebut akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Melalui karya Smart AI Fact Checker Kids, Abdurrahman Hadi Wijaya dan Ihsan Fauzan berhasil meraih Juara Harapan II Kreanova Sembada 2026 tingkat SMP se-Kabupaten Sleman.
Capaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMPIT Baitussalam 2 Cangkringan. Lebih dari sekadar piala dan penghargaan, prestasi ini merupakan bukti bahwa siswa kelas VII pun mampu melahirkan gagasan inovatif ketika diberikan ruang untuk bereksplorasi, kesempatan untuk berkarya, serta pendampingan yang tepat.
Kisah Abdurrahman dan Ihsan juga menjadi gambaran bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui riset mini, proses pembuatan alat, hingga mengikuti kompetisi, siswa mendapatkan pengalaman nyata untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi secara kreatif.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMPIT Baitussalam 2 Cangkringan untuk terus berani bermimpi, mengeksplorasi ide, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Sebab, setiap inovasi hebat selalu dimulai dari keberanian untuk bertanya, mencoba, dan tidak mudah menyerah.
Dari riset mini menuju inovasi, dari ruang belajar menuju panggung prestasi. Smart AI Fact Checker Kids menjadi bukti bahwa semangat berkarya tidak mengenal batas usia. Langkah kecil dua siswa kelas VII ini telah menjadi awal perjalanan besar menuju generasi yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi. ( Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam)



