MPLS Hari-1 SMA IT Baitussalam: Pengenalan Profil Sekolah, Digital Ethics, dan Financial Literacy

Bagikan :

Sleman – Senin, 20 Juli 2026, SMA Islam Terpadu Baitussalam menyelenggarakan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 untuk santri kelas X. Kegiatan MPLS ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari mulai Senin (20/7) sampai Jumat (24/7) bertempat di Aula Gedung Pusat Lt. 2 Ponpes Modern Baitussalam. Tujuan kegiatan MPLS ini yaitu untuk memfasilitasi santri dalam mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, sehingga santri siap belajar dengan nyaman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yaitu Faisal El Gaza dari kelas XI. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Daffa Akmal Firdaus dari kelas XI. Suasana berlangsung khidmat ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne Oh Pondokku, serta Mars Baitussalam sebagai bentuk penanaman rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan kecintaan terhadap almamater Ponpes Modern Baitussalam.

Usai rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Ustaz Gino Erman Agusta, S.Pd.Si., selaku Kepala SMA IT Baitussalam. Pada sesi ini, beliau memberikan motivasi kepada seluruh santri baru kelas X agar memiliki semangat belajar yang tinggi serta memanfaatkan masa pendidikan di SMA IT Baitussalam dengan sebaik-baiknya. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para santri untuk menjadi pribadi yang berharga layaknya sebuah berlian, yaitu individu yang terus ditempa melalui ilmu, akhlak, dan pengalaman sehingga mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Selain memberikan motivasi, Ustadz Gino juga memaparkan visi dan misi SMA IT Baitussalam dengan penyampaian yang interaktif. Beliau kemudian memperkenalkan profil SMA IT Baitussalam, program-program unggulan sekolah, program takhassus, serta berbagai prestasi yang telah diraih oleh para alumni, baik yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri. Tidak hanya itu, beliau juga mendorong para santri baru untuk aktif mengikuti berbagai perlombaan sebagai wadah dalam mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Pada kesempatan tersebut, Ustaz Gino turut memperkenalkan para ustaz dan ustazah SMA IT Baitussalam yang akan mendampingi proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di sekolah.

Memasuki sesi berikutnya, santri baru mengikuti materi bertajuk “Digital Ethics and Social Media Identity” yang disampaikan oleh pemateri dari Multimedia, Mas Ahmad Dani Titah Pujangkoro. Materi ini membahas pentingnya etika dalam memanfaatkan teknologi digital dan media sosial di tengah pesatnya perkembangan informasi. Dalam pemaparannya, Mas Titah mengingatkan bahwa setiap unggahan, komentar, maupun aktivitas di media sosial akan membentuk identitas digital seseorang. Oleh karena itu, para santri diharapkan mampu menggunakan media sosial secara bijaksana, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam setiap interaksi di dunia maya. Beliau juga menekankan pentingnya menghindari segala bentuk cyberbullying, karena setiap pengguna media sosial memiliki hak untuk dihormati dan diperlakukan dengan baik.

Selain itu, beliau menyampaikan bahwa para santri telah difasilitasi perangkat (device) sebagai penunjang proses pembelajaran. Fasilitas tersebut hendaknya dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar, mencari referensi, mengembangkan keterampilan, dan berkarya, bukan untuk mengakses konten yang tidak memberikan manfaat. Para santri juga diajak untuk lebih selektif dalam memilih tontonan maupun informasi yang dikonsumsi sehingga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan diri.

Mas Titah turut mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing”, yaitu memastikan kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain. Sebagai seorang muslim, setiap informasi yang disampaikan hendaknya membawa manfaat, bukan menimbulkan fitnah ataupun keresahan. Beliau juga mengajak para peserta untuk menyampaikan pendapat di media sosial dengan bahasa yang santun, menghargai perbedaan pandangan, serta menjaga privasi diri maupun orang lain dengan tidak melakukan over sharing terhadap hal-hal yang bersifat pribadi.

Setelah sesi mengenai etika digital selesai, kegiatan MPLS dilanjutkan dengan penyampaian materi Financial Literacy oleh Ustaz Rifqi Firmansyah, Lc., M.H. Pada awal penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa dalam Islam, harta merupakan amanah dari Allah SWT yang harus diperoleh, dikelola, dan dimanfaatkan sesuai dengan syariat. Oleh sebab itu, setiap muslim perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai literasi keuangan sejak usia muda agar mampu mengelola rezeki secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Untuk memberikan motivasi kepada para peserta, Ustaz Rifqi menceritakan kisah Yasir, salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang tetap teguh mempertahankan keimanannya meskipun mendapatkan berbagai siksaan. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa keimanan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam mencari dan mengelola harta. Beliau kemudian menjelaskan bahwa seorang muslim dianjurkan untuk menjadi pribadi yang mandiri dan berkecukupan melalui usaha yang halal serta sesuai dengan ajaran Islam. Santri diperkenalkan mengenai pentingnya menjaga harta sebagai amanah dengan menghindari perilaku boros, pemborosan, maupun penggunaan harta untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Selanjutnya, melalui pembahasan Islamic Financial Rules, Ustaz Rifqi menguraikan prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan dalam Islam, mulai dari memperoleh rezeki yang halal, membelanjakan harta secara bijaksana, hingga pentingnya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

Di akhir, beliau mengajak para peserta untuk mengenali tantangan yang dihadapi di era digital, seperti kecanduan media sosial, budaya konsumtif, dan menurunnya kualitas interaksi secara langsung. Acara MPLS hari pertama ditutup dengan doa.

Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi santri untuk menjadi pribadi yang berkarakter, melek digitalisasi, dan mampu memenejemen keuangan dengan sebaik-baiknya. (Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MPLS Hari-1 SMA IT Baitussalam: Pengenalan Profil Sekolah, Digital Ethics, dan Financial Literacy

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar lainnya :