Sleman – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, SMA IT Baitussalam Prambanan menyelenggarakan kegiatan edukatif berupa kunjungan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mem
berikan wawasan kepada santri baru mengenai sistem pemerintahan daerah, fungsi lembaga legislatif, serta pentingnya partisipasi generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan diawali pada pagi hari dengan keberangkatan seluruh peserta menggunakan bus menuju Kantor DPRD DIY. Para santri tampak antusias mengikuti kegiatan sejak awal perjalanan. Setibanya di kawasan Malioboro, peserta terlebih dahulu melaksanakan salat Dhuha

berjamaah di Masjid Malioboro sebagai bentuk pembiasaan ibadah di sela-sela kegiatan MPLS. Setelah itu, rombongan menuju ruang pertemuan di lantai 3 Gedung DPRD DIY untuk mengikuti rangkaian acara.
Acara dibuka oleh pembawa acara, Ustaz Rohmat Sugiyono, M.Pd., kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMA IT Baitussalam yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Ustaz Fery Subekti, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa para santri merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun masa depan Indonesia. Oleh karena itu, setiap kesempatan untuk memperoleh ilmu dan pengalaman harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal dalam kehidupan. Beliau juga mendorong para peserta agar aktif mengikuti kegiatan dengan menyiapkan pertanyaan serta berdiskusi secara langsung dengan narasumber dari DPRD DIY.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Basit, yang menyambut hangat kedatangan rombongan SMA IT Baitussalam. Beliau memberikan motivasi kepada para santri agar senantiasa semangat dalam belajar, tekun menuntut ilmu, serta menjadikan ibadah sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan.
Memasuki sesi inti, Bapak Basit menyampaikan materi bertajuk “Sekilas tentang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki sistem pemerintahan berbeda dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh ketekunan, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam beribadah.
Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan struktur organisasi DPRD DIY, fungsi dan tugas DPRD sebagai lembaga legislatif daerah, alat kelengkapan dewan, keanggotaan DPRD, serta berbagai fraksi yang ada beserta unsur pimpinan dan jajarannya. Selain itu, Bapak Basit juga menjelaskan mengenai fungsi representasi dan penyaluran aspirasi masyarakat yang menjadi salah satu tugas utama anggota DPRD dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Beberapa santri memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan pertanyaan mengenai sistem kerja DPRD, proses pengambilan keputusan, mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat, hingga tugas dan tanggung jawab anggota dewan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya rasa ingin tahu terhadap dunia pemerintahan dan lembaga legislatif.
Sebagai penutup rangkaian kunjungan, dilaksanakan prosesi penyerahan cinderamata dari SMA IT Baitussalam Prambanan yang diserahkan oleh Ustaz Fery kepada pihak DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan atas sambutan hangat serta ilmu yang telah diberikan kepada para santri baru.
Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat menambah wawasan kebangsaan, menumbuhkan kesadaran berorganisasi, serta memotivasi para santri untuk menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam)



