Sleman — Peserta program Wings of Wisdom (WOW) Ponpes Modern Baitussalam mendapatkan pembekalan sebelum mengikuti rangkaian perjalanan edukatif ke Malaysia, Singapura, dan Thailand. Program WOW dibuka dengan kegiatan pembekalan bertajuk “Pembekalan for Travel Tourism” tersebut dilaksanakan pada Senin (31/8/2026) pukul 13.00–15.00 WIB di Gedung Pusat Ponpes Modern Baitussalam.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 54 santri yang terdiri dari unit SMP IT Baitussalam Prambanan, SMA IT Baitussalam, dan Baitussalam 4. Pembekalan bertujuan memberikan pengarahan sekaligus memperkuat kemampuan bahasa Inggris santri. Kemampuan tersebut menjadi bekal komunikasi selama mengikuti program WOW di tiga negara tujuan.
Ketua penyelenggara WOW, Ustaz Asep Dwi Alfian, M.Pd., dalam arahannya mengingatkan peserta untuk bijak dalam berkomunikasi dan serius mempelajari bahasa Inggris. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan manajemen waktu selama program berlangsung.
“Harapannya seluruh kegiatan berlangsung on time, jangan sampai molor karena dapat mengganggu kegiatan lain. Manajemen waktu perlu dilakukan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ustaz Abdul Hakim, A.Ka menyampaikan bahwa perjalanan WOW tidak sekadar menjadi kegiatan wisata, tetapi juga kesempatan bagi santri untuk menambah ilmu, wawasan, dan pengalaman. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama perjalanan diharapkan dapat menjadi bekal berharga yang dapat diceritakan dan dibagikan di kemudian hari.
“Barang siapa menuntut ilmu, maka derajatnya akan dinaikkan. Semakin banyak ilmu dan wawasan seseorang, maka semakin tinggi pula derajatnya,” tuturnya. Beliau juga menjelaskan bahwa Wings of Wisdom bermakna “sayap kebijaksanaan” yang diharapkan mampu membawa santri memperoleh pengalaman positif. “Yang paling penting adalah bahasa dan komunikasi,” tambahnya.
Pembekalan dan Pelatihan Intensif
Pembekalan kemudian dilanjutkan oleh Mr. Arga dari Arga Course. Ia memberikan gambaran umum mengenai negara-negara yang akan dikunjungi, mulai dari bahasa nasional, budaya, hingga makanan dan minuman yang perlu diperhatikan aspek halal dan haramnya.
Mr. Arga juga menjelaskan pentingnya penguasaan bahasa Inggris karena bahasa tersebut digunakan sebagai bahasa internasional dalam komunikasi lintas negara. Untuk membantu santri mempersiapkan diri, peserta mendapatkan book guide yang berisi panduan praktis, seperti cara memesan makanan, proses boarding di bandara, dan berbagai kebutuhan komunikasi selama perjalanan.
Dalam pelaksanaan program WOW, peserta akan dibagi menjadi enam kelompok, terdiri atas tiga kelompok akhwat dan tiga kelompok ikhwan. Setiap kelompok akan didampingi oleh guru pendamping selama program berlangsung.
Setelah pembukaan dan pembekalan tersebut, santri akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris secara intensif selama tiga pekan, lima kali dalam sepekan, hingga menjelang keberangkatan pada 23 September 2026. Pelatihan akan didampingi Miss Siska dan Mr. Arga dari Arga Course. Santri ikhwan mengikuti pelatihan di Ruang Serba Guna SMA, sedangkan santri akhwat mengikuti pelatihan di Gedung Pusat Ponpes Modern Baitussalam.
Melalui pembekalan dan pelatihan, peserta WOW diharapkan siap menghadapi perjalanan ke luar negeri. Peserta juga dibekali kemampuan berkomunikasi dan wawasan internasional. Selain itu, kegiatan ini melatih kedisiplinan dan kesiapan mental santri. Bekal tersebut diharapkan mendukung santri memperoleh pengalaman belajar yang bermakna selama di luar negeri.
(Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)



