Sleman – SMP IT Baitussalam Prambanan melaksanakan skrining kesehatan bagi siswa kelas 7 sebagai upaya memantau kondisi kesehatan peserta didik secara berkala. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni bagi santri akhwat pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dan santri ikhwan pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Skrining kesehatan santri akhwat berlangsung di Gedung Alexandria, Klurak, sedangkan pemeriksaan santri ikhwan dilaksanakan di Gedung Al Azhar, Pulerejo. Kegiatan ini diinisiasi oleh tim kesehatan SMP IT Baitussalam Prambanan, Ustadzah Yulita, bekerja sama dengan Puskesmas Prambanan.
Dalam skrining tersebut, siswa menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, pengecekan anemia, tes buta warna, pemeriksaan tekanan darah, cek darah, pemeriksaan gigi, kebersihan telinga, serta pemeriksaan oleh dokter.
Rangkaian pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sekaligus mendeteksi secara dini berbagai kondisi yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Pemantauan kesehatan secara rutin diharapkan dapat mendukung siswa agar tetap berada dalam kondisi yang baik selama mengikuti kegiatan pembelajaran dan aktivitas di lingkungan pesantren.
Bagi santri yang ditemukan memiliki kondisi kesehatan tertentu, Puskesmas Prambanan akan memberikan surat rujukan untuk memperoleh pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Selain sebagai upaya deteksi dini, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran santri mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi bahan perhatian bagi sekolah dalam memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan kesehatan santri.
Skrining kesehatan menjadi salah satu agenda rutin SMP IT Baitussalam Prambanan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung kesehatan peserta didik. Melalui pemeriksaan berkala, kondisi kesehatan santri diharapkan dapat terpantau dan ditangani secara tepat sejak dini. (Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)



