Sleman. Pembinaan Guru Ponpes Baitussalam diselenggarakan dengan penuh khidmat di GOR Baitussalam pada hari Kamis, 9 Juli 2026, mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Dewan Masyayikh, seluruh kepala bidang, kepala unit, barisan ustaz dan ustazah, hingga karyawan dan karyawati. Agenda strategis ini sengaja diselenggarakan sebagai bekal esensial bagi para pendidik agar memiliki semangat baru dalam mendidik santri pada tahun ajaran baru. Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Baitussalam, Ustaz K.H. Abdul Hakim, A.Ka., menggarisbawahi prinsip penting bahwa orang yang tidak mempunyai ilmu, pasti tidak akan bisa memberikan ilmu.
Rangkaian acara dibuka melalui lantunan tilawah suci oleh Ustaz Khoirul Walid, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne Oh Pondokku, dan Mars Baitussalam. Melalui Pembinaan Guru Ponpes Baitussalam ini, para peserta mendapatkan wawasan berharga dari narasumber kompeten. Ustaz Prof. Dr. H. Tulus Mustofa, Lc., M.A. membawakan materi “Tradisi Pesantren dalam Membangun Santri Bertaqwa, Cerdas, dan Terampil di Era Destruktif, Digital, dan AI”. Beliau mengingatkan bahwa pondok yang bercita-cita mencetak pemimpin harus bisa memimpin. Mendidik manusia bukan sekadar memindahkan informasi, melainkan menjaga ruh tarbiyah di tengah banjir algoritma berbekal iman, akal, dan adab. Beliau menutup materinya dengan pesan kuat bahwa pesantren di era destruktif harus bisa menjadi gerakan penyelamat.
Performa Guru Saintifik dan Leadership
Sesi berikutnya diisi oleh Ustaz Drs. Muchson dengan tema Performa Guru Saintifik. Beliau menitikberatkan bahwa seorang guru harus selalu bekerja secara sistematis dan memperhatikan profesionalitas. Setelah itu, Ustaz K.H. Abdul Hakim, A.Ka. memaparkan materi Performa Guru Leadership yang diawali dengan kajian Hadis Arbain keenam. Beliau menegaskan peran guru untuk melindungi, mengurus, membimbing, dan memastikan kemaslahatan santri. Semua itu dengan sikap ikhlas, amanah, visioner, memiliki keteladanan, komunikatif, memotivasi, tegas, adil, serta terus belajar.
>”Dalam pembelajaran, metode lebih penting dari materi, guru lebih penting dari metode, dan jiwa atau ruh guru jauh lebih penting dari semuanya,” tegas beliau. Kegiatan Pembinaan Guru Ponpes Baitussalam ini berjalan sangat interaktif lewat adanya sesi tanya jawab, lalu diakhiri dengan doa serta beberapa pengumuman.
Mari bergabung bersama kami untuk mencetak generasi pemimpin yang bertakwa, cerdas, dan terampil di era digital. Daftarkan segera putra-putri Anda ke Pondok Pesantren Modern Baitussalam dan wujudkan masa depan yang gemilang!
Humas Ponpes Modern Baitussalam



