Sleman – SMP IT Baitussalam Prambanan turut meramaikan kegiatan Jelajah Inovasi SMP se-Kabupaten Sleman (JISS) #2 yang diselenggarakan pada Rabu–Kamis, 6–7 Mei 2026 di Atrium Rama, Sleman City Hall. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB dan diikuti oleh 80 sekolah tingkat SMP Negeri, MTs, maupun sekolah swasta se-Kabupaten Sleman.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sebanyak 54 stand untuk SMP Negeri dan 26 stand bagi MTs Negeri/Swasta serta SMP Swasta. JISS menjadi ajang promosi berbagai program unggulan dan inovasi pembelajaran dari sekolah-sekolah di Kabupaten Sleman.
Materi pameran tahun ini meliputi implementasi kurikulum dan deep learning, penguatan karakter dan budaya, serta penguatan literasi. Selain itu, setiap sekolah juga menampilkan inovasi khas masing-masing, hasil riset guru dan siswa, hingga dokumentasi kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan Jelajah Inovasi SMP Sleman (JISS #2)
Pameran sekolah dibuka secara resmi pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 10.00 WIB oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Bapak Mustadi, S.Sos., M.M. Pembukaan turut dihadiri kepala sekolah SMP se-Kabupaten Sleman, stakeholder Dinas Pendidikan, serta berbagai pihak terkait.
Dalam sambutannya, Bapak Mustadi, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa JISS merupakan wadah untuk meningkatkan semangat inovasi di kalangan sekolah. Ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta serta dukungan Sleman City Hall sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, inovasi sekolah menjadi indikator penting dalam membangun rasa percaya diri siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sleman.
Ia juga menegaskan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional pada bulan Mei harus menjadi penguat peran seluruh elemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, siswa diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi tanpa meninggalkan budaya dan karakter khas Yogyakarta.
Selama pameran sekolah ini berlangsung, para pengunjung yang terdiri dari wali murid, siswa SMP, hingga masyarakat umum tampak antusias mengunjungi stand-stand pameran. Mereka melihat berbagai inovasi, kreativitas, dan keunggulan program yang ditampilkan masing-masing sekolah.
SMP IT Baitussalam menghadirkan inovasi di bidang sains dan teknologi melalui Smart Farming: Pertanian 4.0 dan Smart Trash: Tempat Sampah Pintar berbasis IoT. Selain itu, ditampilkan pula karya prakarya berupa sabun bengkoang yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.
“Berbagai inovasi yang ditampilkan SMP IT Baitussalam sangat kreatif dan edukatif. Smart Farming dan Smart Trash menjadi bukti bahwa santri mampu mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi lingkungan. Karya sabun bengkoang juga menarik karena menunjukkan kreativitas siswa dalam mengolah bahan alami menjadi produk yang berguna.” Ungkap salah satu Masyarakat yang berkunjung di Stand SMP IT Baitussalam.
Kemeriahan JISS #2
SMP IT Baitussalam juga turut memeriahkan panggung kreasi JISS #2 dengan menampilkan Tari Ratoh Jaroe. Penampilan tersebut dibawakan oleh 30 siswi yang tergabung dalam tim tari SMP IT Baitussalam dan berhasil menarik perhatian para pengunjung.
Pada hari kedua pelaksanaan, stand SMP IT Baitussalam mendapat kunjungan spesial dari SDIT Baitussalam 2 Cangkringan. Sebanyak 54 siswa kelas 6 hadir untuk melihat secara langsung berbagai inovasi dan kegiatan yang dipamerkan. Kegiatan JISS #2 ditutup pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 18.30 WIB yang disertai pengumuman pemenang kompetisi OSN MKKS SMP-MTs.
Alhamdulillah, prestasi membanggakan kembali diraih oleh santri SMP IT Baitussalam. Nadia Khairiya, santri kelas 8 SMP IT Baitussalam, berhasil meraih Honorable Mention Cabang Matematika pada ajang kompetisi OSN SMP/MTs yang diselenggarakan oleh MKKS SMP/MTs Kabupaten Sleman. Kompetisi tersebut dilaksanakan pada 29 April 2026. Prestasi ini menjadi bukti semangat belajar dan dedikasi SMP IT Baitussalam dalam mencetak generasi berprestasi dan unggul di bidang akademik.
Melalui kegiatan ini, SMP IT Baitussalam turut berkontribusi dalam menghadirkan wawasan dan inspirasi baru terkait inovasi pembelajaran serta pengembangan program pendidikan yang kreatif, unggul, dan adaptif di lingkungan sekolah. (Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)



