Pembekalan Kelas XII: Bekal Menuju Gerbang Kelulusan

Sleman – Dalam rangka membekali dan menguatkan santri sebelum melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya, SMA Islam Terpadu Baitussalam menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Siswa Kelas XII. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari secara terpisah antara putra dan putri. Pembekalan santri putra dilaksanakan pada hari Kamis – Sabtu, 9 – 11 April 2026 di Ruang Serba Guna SMA IT Baitussalam. Sedangkan pembekalan santri putri dilaksanakan pada hari Senin – Rabu, 13 -15 April 2026 bertempat di Masjid Baitul Fauziah Tholib.

Pembekalan Santri Putra

Persiapan dan pengondisian   santri dimulai pukul 08.00 WIB. Pada hari pertama, sesi I santri mendapatkan materi Perawatan Jenazah untuk generasi muda dengan pemateri Ustaz Ali Muhsin. Beliau mengajak santri untuk praktik secara langsung bagaimana memandikan sampai mengkafani jenazah. Dilanjutkan sesi II dengan pembicara Ustaz Qomaruddin, M.Pd., berisi penguatan tentang Implementasi Akhlakul Karimah di era 5.0. Hari kedua dilanjutkan dengan materi Muamalah Rijal wa Nisa di Generasi Z oleh Ustaz Ahmad Fikri Fadli, S.Sos. Beliau memaparkan bagaimana batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan, lima prinsip dasar, sampai memberikan contoh kasuistik yang sering terjadi di kalangan remaja. Sesi selanjutnya diisi oleh Ustaz Gino Erman Agusta, S.Pd.Si., beliau menjelaskan bagaimana Adaptasi di Era Perubahan 5.0 AI dan Teknologi. Pada hari ketiga, santri mendapat materi tentang Bahaya Pinjol dan Judi Online oleh Ustaz Hasan Riyadi, S.Pd. Sesi terakhir ditutup dengan penguatan Mental Health di Era Tekanan Sosial oleh Ustazah Dhariska Rahmi N.F., S.Pd.

Pembekalan Santri Putri

Persiapan dan pengondisian santri dimulai pukul 08.00 WIB. Pada hari pertama, dibuka oleh pembawa acara dilanjutkan dengan tilawah. Materi sesi I tentang Santri Berkhidmah untuk Umat dan Negeri yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Hakim, A.Ka. Beliau mengingatkan kepada para santri agar menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Selain itu, para santri harapannya bisa istiqomah dalam ketakwaan.

“Sebaik-baiknya bekal adalah takwa. Takwa artinya berhati-hati. Dalam QS. Al Anfal Allah berfirman, jika kita bertakwa, maka kita akan memiliki furqon, pembeda. Harapannya kita senantiasa bisa membedakan mana yang baik, mana yang buruk,” pesan Ustaz Hakim.

Dilanjutkan sesi II oleh Ustaz Priyo Yulianto, S.Pd.Si. Beliau mengajak santri untuk Unlock Your Future: Menjadi Mahasiswa Yang Siap Berkembang.

Hari kedua, dilanjutkan oleh Ustazah Aufi Munaya, S.H., dengan materi Fiqih Munakahat. Beliau menjelaskan perkara-perkara yang penting dalam memilih pasangan, sampai bagaimana menjadikan menikah sebagai ibadah. Sesi berikutnya dilanjutkan dengan materi Istiqomah di Tengah Arus: Identitas Santri Tak Pernah Luntur, dengan pembicara Ustazah Suprihantini, S.Apt. Beliau memberikan tips bagaimana melejitkan potensi, yaitu dengan bangun di sepertiga malam, kemudian membuat dan menata jadwal dengan baik, jangan pernah ragu untuk berdoa kepada Allah, aktif dalam kegiatan positif, dan jangan kehilangan jati diri.

Hari ketiga, sesi I Ustaz Gino Erman Agusta, S.Pd.Si., mengajak santri bagaimana Membangun Generasi Adaptif di Era Teknologi 5.0. Beliau menjelaskan bagaimana agar santri dapat menjadi agen moral dan pemberi solusi. Salah satu caranya dengan menjaga etika algoritma FOMO, menegakkan norma sosial, sebagai filter online, memberikan konten mendidik, menerapkan adab dalam teknologi, dan terus menjadi penggerak peradaban. Sesi kedua dilanjutkan dengan materi Membangun Interaksi yang Bermartabat dalam Islam oleh Ustazah Dhariska Rahmu N.F., S.Pd. Sesi terakhir ditutup dengan materi Perawatan Jenazah oleh Ustaz Ali Muhsin.

“Tiga hari yang penuh nasihat, alhamdulillah. Semoga bisa menjadi bekal kami kelak setelah lulus nanti. Terima kasih ustaz-ustazah sudah membekali kami dengan banyak ilmu, semoga kami bisa terus istiqomah,” kesan dari salah satu santri.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Pembekalan Kelas XII SMA Islam Terpadu Baitussalam, harapannya seluruh santri mampu mempersiapkan diri secara matang dalam menghadapi kehidupan setelah lulus, baik dalam melanjutkan pendidikan, terjun ke masyarakat, maupun mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Ponpes Modern Baitussalam. (Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam)

Kategori :

Share Artikel:

Latest Post

Kategori