Sleman — .Adapun Kelas Inspirasi ini dilaksanakan pada hari Senin, 02 februari 2026 bertempat di GOR Ponpes Modern Baitussalam Prambanan. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan anak-anak pada proses pembuatan wayang kulit dan mengenalkan tokoh pewayangan di Indonesia. Kegiatan Kelas Inspirasi ini dimulai pukul 08.15 WIB dengan doa pembukaan yang dipandu Ustadzah Tri Lestari,S.E selaku moderator Paudit Baitussalam.
kemudian perkenalan Narasumber yaitu Bapak Warsito A.P yang berasal dari Kadipolo, Sendangtirto. Setelah pembukaan dan perkenalan Narasumber, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan dari bapak Warsito tentang cara pembuatan Wayang Kulit. Dari bahan yang digunakan dari apa,kemudian cara mengolah bahan,kemudian proses membuat wayang kulit dan proses pengecatan atau melukis.
Proses pembuatan wayang kulit itu melalui proses yang tidak singkat,harus melalui tahapan seperti perendaman kulit kerbau selama 12 jam, kemudian proses penjemuran selama 3 hari. kemudian di pahat dan di lukis menggunakan cat air yang mempunyai kualitas warna yang tinggi dan tidak mudah pudar.
Alhamdulillah anak – anak begitu antusias mendengarkan penjelasan Bapak Warsito. Bapak Warsito kemudian memainkan wayang kulit dengan mengenalkan tokoh pewayangan di Indonesia. salah satunya tokoh Punokawan terdiri dari Semar, Gareng,Petruk dan Bagong.
Anak – anak semakin tertarik mendengarkan dengan khidmat. dilanjutkan sesi tanya jawab, anak- anak banyak yang bertanya tentang wayang kulit ini, Bapak Warsito juga bertanya tentang apa yang sudah dijelaskan kepada anak – anak.
Kelas Inspirasi ditutup dengan doa serta foto bersama. Adanya kegiatan ini di harapkan dapat menambah pengetahuan anak – anak sejak dini. khususnya mengenai kebudayaan yaitu wayang kulit yang berhasil menyatukan kebudayaan lokal dan ajaran Islam tanpa kekerasan.
(Bidang Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam )



