Prambanan — SMP IT Baitussalam Prambanan menyelenggarakan kegiatan Kokurikuler Pendidikan Khas Jogjakarta (PKJ) selama dua hari, pada Jumat–Sabtu, 12–13 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri putra dan putri dengan lokasi terpisah sesuai kompleks masing-masing.
Kokurikuler PKJ merupakan program pendidikan karakter berbasis budaya Jawa yang dikembangkan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya Jawa yang mulai jarang dijumpai, salah satunya tradisi laden. Selain itu, PKJ juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup sehari-hari agar santri tumbuh lebih mandiri.
“Laden Mananggih Rasa: Ngrasa, Ngerti, Nglakoni.”
Santri putra mengikuti kegiatan di kompleks Gedung Al Azhar, sedangkan santri putri berada di kompleks Gedung Alexandria dan Tareem. Kegiatan hari pertama mengusung tema “Laden Mananggih Rasa: Ngrasa, Ngerti, Nglakoni.” Pada sesi santri putra, materi disampaikan oleh Bapak Supiyadi, S.Pd. di Gedung Pusat Ponpes Modern Baitussalam. Sementara itu, santri putri menerima materi dari Ibu Purwanti, S.Pd., M.Pd. yang bertempat di Masjid BFT, Klurak.
Pada materi tersebut, peserta didik diajarkan tata cara menyajikan minuman dan makanan sesuai budaya Jawa. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, melibatkan peserta didik secara aktif. Setelah sesi pemaparan, seluruh santri melaksanakan praktik secara bergantian berdasarkan materi yang telah disampaikan.
“Life Skill: Learn to Care and Learn to Call.”
Hari kedua mengangkat tema “Life Skill: Learn to Care and Learn to Call.” Sesi pertama diisi dengan materi Wash and Care: Training Perawatan Pakaian. Santri putri dibimbing oleh Ustadzah Dian Ernawati, S.Pd. dan Ustadzah Yulita Eka Safitri, S.Pd., sedangkan santri putra dibersamai oleh Ustadz Agus Setiawan. Pada sesi ini, peserta didik mencuci pakaian secara berkelompok, kemudian dilakukan penilaian secara individu.
Sesi kedua dilanjutkan dengan materi melipat pakaian. Santri putri dibimbing oleh Ustadzah Gita Anantari, S.Pd. serta Ustadzah Yunti Fahrulia Subekti, S.Pd., M.Pd. Adapun santri putra didampingi oleh wali kelas masing-masing mempraktikkan adzan.
Melalui kegiatan Kokurikuler PKJ ini, SMP IT Baitussalam Prambanan berharap peserta didik tidak hanya memahami nilai budaya Jawa, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta memiliki kemandirian yang lebih baik. (Bidang Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)



