SDIT Baitussalam Gencar Melakukan Vaksinasi Covid19 untuk Guru

Prambanan – Saat ini SDIT Baitussalam memiliki 61 Guru dan karyawan dengan berbagai jenis ketugasan. Untuk mensukseskan pembelajaran di sekolah, Kepala Sekolah Ustadz Jawaldi, SE menargetkan pelaksanaan Vaksin Guru dan Karyawan bisa sampai 100%. Apalagi saat ini sedang marak Virus Omicron. Saat ini sudah ada 55 guru yang sudah di vaksin dan harapannya yang belum vaksin segera vaksin.

Vaksinasi Guru dan Karyawan
Vaksinasi Guru dan Karyawan

Guru dan Karyawan yang belum vaksin rata-rata adalah mereka yang sedang hamil, sakit dan belum mencapai 6 bulan sejak terkonfirmasi positif covid 19.

Demi terciptanya Yogyakarta yang sehat sekolah berusaha memaksimalkan pelaksanaan vaksin, baik untuk siswa maupun untuk guru.

Saat ini kasus kematian ditemui di Kota Yogyakarta 3 kasus, Bantul 2 kasus, Kulon Progo 3 kasus, Gunungkidul 0 kasus, dan Sleman 6 kasus.

Sehingga total kasus meninggal di wilayah DI Yogyakarta menjadi sebanyak 5.659 kasus

Varian Omicron coronavirus

Nama Omicron diambil dari huruf ke-15 dalam Alfabet Yunani. Omicron dengan kode B.1.1.529 dilaporkan pertama kali ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021. Setelah diteliti lebih lanjut oleh tim independen Technical Advisory Group on SARS-COV Virus Evolution (TAG-VE), Omicron dimasukkan ke dalam kategori Varian of Concern (VOC). Dikutip dari WHO, “Berdasarkan bukti yang disajikan, mengindikasikan adanya perubahan yang merugikan dalam epidemiologi Covid-19, TAG-VE telah menyarankan kepada WHO bahwa varian ini harus ditetapkan sebagai VOC, dan WHO telah menetapkan B.1.1.529 ke dalam VOC, dengan nama Omicron.”

VOC sendiri merupakan kategori tertinggi bagi varian virus Covid-19 terkait dengan gejala, penularan, risiko menginfeksi ulang, dan mempengaruhi kinerja vaksin. Varian-varian sebelumnya, seperti Alpha, Beta, Gamma, dan Delta, juga masuk ke dalam kategori ini. Selain itu, bukti-bukti awal menunjukkan bahwa Omicron menimbulkan risiko infeksi ulang yang lebih tinggi. Hal ini membuat WHO menetapkan Omicron telah mengalami sangat banyak mutasi dibandingkan varian-varian sebelumnya.

Untuk mencegah penularan varian Omicron, pastikan Anda tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat, seperti masker, hand sanitizer, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. Selain itu, terapkan juga pola hidup sehat, seperti berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi.

 

Facebook
Telegram
WhatsApp
Share

Artikel Lain