Pada hari Sabtu Tanggal 20 November 2011, SMA IT Baitussalam mengirimkan kontingen untuk mengikuti lomba Khutbah yang diadakan oleh IKADI Kabupaten Sleman. Setelah mendapatkan informasi lomba yang diterima oleh musyrif, Pondok Pesantren Modern Baitussalam memutuskan untuk mengirimkan 3 orang dalam rangka mengikuti lomba tersebut. Salah satunya adalah siswa SMA IT Baitussalam yaitu ananda Muhammad Dzulfathon, yang berharap menjadi juara khutbah dalam lomba tersebut.
Berdasarkan ketentuan panitia, kategori peserta adalah umum, maka kontingen dari PPM Baitussalam harus bersaing dengan santri-santri dari pondok lain, bahkan dengan peserta lain yang bisa dikategorikan sudah menjadi ustadz. Walaupun demikian, para kontingen tidak patah arang. Mereka berusaha memberikan yang terbaik untuk bisa meraih juara khutbah tersebut.
Peserta yang mengikuti lomba khutbah yang diselenggarakan IKADI Kabupaten Sleman ini sekitar 30 peserta. Masjid Besar Sleman Kota dipilih panitia menjadi tempat lomba yang memang sangat representatif sekali, baik dari segi posisi yang berada di kota / tengah sleman maupun dari sisi luas ruangan dan fasilitas lainnya.
Setelah pelaksanaan lomba yang berlangsung kurang lebih 3 jam dan peserta melakukan istirahat sholat dan makan akhirnya panitia mengumumkan para sang juara. Dengan rahmat dan nikmat Allah, SMA IT Baitussalam akhirnya mendapatkan Juara harapan 3. Sedangkan 2 kontingen yang lain masih perlu berlatih kembali agar bisa menjadi jaura di perlombaan berikutnya.
Kami bangga sekali karena siswa kami bisa menjadi juara walaupun sainganya adalah ustadz-ustadz. Hal ini tidak mengherankan sebenarnya, pasalnya di PPM Baitussalam para santri memang sudah biasa di latih dengan kegiatan Muhadhoroh, yaitu pidato. dan tidak main-main, pidato yang biasa dilakukan malam ahad ini dalam 3 bahasa, yaitu bahasa inggris, arab dan indonesia. Semoga dengan pendidikan terpadu di PPM Baitussalam yang bersinergi dengan kurikulum dinas di SMA IT Baitussalam, bisa memaksimalkan potensi siswa untuk berprestasi, baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin (begino).