Safari Harmoni Menguatkan Akhlak dan Meneguhkan Jalan Juang dalam Pendidikan

Bagikan :

SLEMAN– Pendidik dan karyawan TPA KB TKIT Baitussalam Prambanan mengikuti kegiatan Safari Harmoni (Halaqoh Akhlak Raih Mardhotillah dalam Berorganisasi Sesuai Nilai Islam) pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 09.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ustadzah Arum Novianti Putri, Ringinsari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dipandu langsung oleh MC Ustadzah Arum. Tilawah oleh Ustadzah Tri Lestari dan sambutan Tuan Rumah Oleh Bapak Slamet.

Safari Harmoni kali ini menghadirkan Ustadz Lingga Romi, Lc., sebagai narasumber dengan tema “Jalan Juang yang Kupilih, Mencetak Generasi Berperadaban”. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para pendidik dan karyawan di PAUD IT Baitussalam untuk memperkuat keikhlasan, memperbaiki akhlak. serta meneguhkan komitmen dalam mendidik generasi penerus sesuai nilai-nilai Islam.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Lingga mengingatkan bahwa sesuatu yang dianggap baik oleh manusia belum tentu baik menurut Allah, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, setiap langkah dalam kehidupan dan pekerjaan perlu dilandasi keimanan serta kesadaran untuk senantiasa mengikuti petunjuk-Nya.

Beliau menegaskan bahwa pendidikan dimulai sejak usia dini. ketika fitrah anak yang memiliki kecenderungan untuk berbuat baik perlu dijaga dan diarahkan. Orang tua memiliki peran penting dalam proses tersebut, baik orang tua kandung, orang tua karena hubungan pernikahan. maupun orang tua yang hadir melalui ilmu, yaitu para guru.

Ada tiga pondasi utama yang ditekankan dalam pendidikan. Pertama, keikhlasan. Keikhlasan dalam bekerja menjadi benteng dari godaan setan sekaligus sumber energi positif. Bahkan, senyum tulus seorang pendidik kepada anak-anak dapat bernilai sedekah.

Kedua, mendidik dengan hati. Anak usia dini memiliki kepekaan yang tinggi terhadap ketulusan. Karena itu, pendidik perlu menghadirkan cinta dalam setiap interaksi, menjaga hubungan hati dengan Allah melalui salat dan zikir. serta senantiasa mendoakan anak-anak yang dititipkan di sekolah.

Ketiga, keteladanan. Anak-anak merupakan peniru ulung yang lebih mudah belajar dari tindakan nyata daripada sekadar nasihat. Oleh sebab itu, perilaku pendidik harus mencerminkan nilai-nilai kebaikan yang ingin ditanamkan kepada peserta didik PAUD IT Baitussalam.

Ustadz Lingga juga menjelaskan bahwa ghibtah, yaitu keinginan untuk memperoleh kebaikan seperti orang lain tanpa berharap kebaikan tersebut hilang darinya. merupakan hal yang diperbolehkan. Sikap responsif dalam bekerja dan berlomba-lomba dalam kebaikan menjadi bagian dari ikhtiar menjaga amanah.

Melalui Safari Harmoni, seluruh peserta diajak menyadari bahwa pendidiklah yang membutuhkan anak-anak sebagai ladang amal dan pengabdian. Dengan terus menanamkan tauhid, menjaga keikhlasan, dan memberikan keteladanan, TPA KB TKIT Baitussalam Prambanan berharap. dapat berkontribusi dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berperadaban. (Bidang Humas Ponpes Modern Baitussalam).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Safari Harmoni Menguatkan Akhlak dan Meneguhkan Jalan Juang dalam Pendidikan

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar lainnya :