Gunungkidul — Masjid Aisyah Yusuf Abdul Karim As Saqr di Ponpes Modern Baitussalam 4, Sumbertetes, Patuk, Kabupaten Gunungkidul, resmi diresmikan pada Senin (5/10/2026). Peresmian berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri warga sekitar, guru, karyawan, serta santri Ponpes Modern Baitussalam.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan hadroh santri SMAIT Baitussalam. Acara kemudian dibuka dan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ananda Tsaqib Zahroni ‘Affan, Santri SMP IT Baitussalam Prambanan.
Suasana nasionalisme dan persahabatan Indonesia-Kuwait turut hadir melalui lantunan lagu Indonesia Raya dan Mars Kuwait. Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa serta Qiroatu Syi’ir yang dibawakan oleh santri Ponpes Modern Baitussalam 4.
Ungkapan Syukur atas Berdirinya Masjid
Pimpinan Ponpes Modern Baitussalam, Ustaz K.H. Abdul Hakim, Aka, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Masjid Aisyah Yusuf Abdul Karim As Saqr.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Syekh Abdurrahman Zaid Ali Mahfal dan Syekh Muhammad Yusuf As Saqr atas bantuan yang diberikan dalam pembangunan masjid tersebut.
Menurutnya, pembangunan masjid merupakan bagian dari dukungan keluarga As Saqr. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap perkembangan pendidikan dan kehidupan keagamaan di Ponpes Modern Baitussalam 4.
Menjadi Simbol Ukhuwah
Sambutan Bupati Gunungkidul yang diwakili Panewu Patuk, Bapak Baryono Buang Prasetyo, S.Sos., M.I.P., turut memberikan apresiasi atas pembangunan masjid tersebut.
Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas hadirnya Masjid Aisyah Yusuf Abdul Karim As Saqr di wilayah Patuk.
Menurutnya, keberadaan masjid di lingkungan pesantren dapat menjadi simbol ukhuwah. Masjid juga diharapkan menjadi sarana pembinaan akhlak bagi santri dan masyarakat sekitar.
Ia meyakini keberadaan Ponpes Modern Baitussalam 4 akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Gunungkidul.
Masjid untuk Semua Umat Islam
Wakil Ketua MPR RI, Ustaz Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A., menyampaikan bahwa berdirinya masjid merupakan karunia besar dari Allah Swt.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Ponpes Modern Baitussalam untuk melanjutkan pendidikan pesantren di Gunungkidul.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa masjid bukan sekadar bangunan fisik. Masjid memiliki fungsi yang lebih luas sebagai pusat ibadah, pembinaan, dan pemberdayaan umat.
“Masjid itu inklusif, bukan eksklusif,” ujarnya.
Menurutnya, masjid perlu membuka diri bagi seluruh umat Islam. Setiap elemen masyarakat dapat mengambil peran dalam memakmurkan masjid, baik sebagai imam, makmum, maupun dalam berbagai kegiatan keumatan.
Ia berharap kehadiran Masjid Aisyah Yusuf Abdul Karim As Saqr dapat memberikan kontribusi bersama dengan masjid-masjid lainnya.
“Terima kasih kepada semua pihak yang turut terlibat dalam membangun hingga memakmurkan masjid,” tuturnya.
Dibangun dengan Keterpanggilan
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Ustaz K.H. Hasan Abdullah Sahal, turut memberikan nasihat dalam acara tersebut.
Ia menekankan pentingnya keterpanggilan dalam menjalankan setiap perjuangan, termasuk dalam membangun dan mengembangkan pesantren.
Menurutnya, kemauan yang besar tidak lahir semata-mata karena jabatan atau gelar. Kemauan tersebut tumbuh dari keterpanggilan hati.
Ia mengingatkan bahwa usaha yang tidak dilandasi keterpanggilan dapat kehilangan arah. Sebaliknya, keterpanggilan yang tumbuh dari hati akan melahirkan keteguhan dalam menjalankan amanah.
“Nurani yang kuat datang dari hidayah,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya kemauan yang kuat, kerja keras, kualitas, dan dukungan fasilitas. Dengan fondasi tersebut, ia optimistis Ponpes Modern Baitussalam 4 akan berkembang menjadi lembaga pendidikan yang besar.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus mensyukuri setiap nikmat dan amanah yang diberikan Allah Swt.
Peresmian Ditandai Sirine dan Takbir
Prosesi peresmian Masjid Aisyah Yusuf Abdul Karim As Saqr dipimpin oleh Ustaz K.H. Abdul Hakim, Aka, Syekh Muhammad Yusuf As Saqr, K.H. Hasan Abdullah Sahal, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A., dan Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed.
Peresmian berlangsung khidmat ketika sirine ditekan sebagai tanda diresmikannya masjid. Momen tersebut disambut dengan lantunan takbir oleh seluruh peserta yang hadir.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Syekh Malik Yahya Al Mujammir Al Yamani.
Acara ditutup dengan pelaksanaan salat berjamaah di Masjid Aisyah Yusuf Abdul Karim As Saqr. Seluruh peserta peresmian mengikuti salat berjamaah sebagai penanda dimulainya fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keumatan di lingkungan Ponpes Modern Baitussalam 4.
Sarasehan Pendidikan Pesantren
Setelah salat berjamaah, seluruh guru dan karyawan Ponpes Modern Baitussalam mengikuti sarasehan bersama Ustaz Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. Dalam sarasehan ini turut hadir IKPM, FPAG, Pimpinan Pondok Gontor Ustaz K.H. Hasan Abdullah Sahal, Wakil Ketua MPR RI, Ustaz Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A, Badan Wakaf, Pengurus Yayasan Nidaau At Taqwa, dan segenap tamu undangan
Dalam sarasehan tersebut, ia menjelaskan bahwa pendidikan pesantren berlangsung secara holistik. Seluruh aspek kehidupan santri menjadi bagian dari proses pendidikan, termasuk kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, dan pembentukan mental.
Beliau menekankan pentingnya kesadaran dalam menjalankan disiplin. “Sebesar keinsafanmu, sebesar pula keuntunganmu,” tuturnya.
Menurutnya, santri tidak hanya belajar untuk menguasai ilmu. Mereka juga dididik agar memiliki mental kuat, tidak mudah menyerah, mampu hidup bersama, dan siap beradaptasi di berbagai lingkungan.
Ustaz Akrim juga menegaskan bahwa ilmu harus memberikan manfaat dan menjadi sarana untuk semakin taat kepada Allah Swt. Karena itu, proses belajar perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan terus mengeksplorasi ilmu dan mengembangkan potensi diri.
“Ilmu untuk ibadah,” pesannya.
Dengan diresmikannya masjid tersebut, Ponpes Modern Baitussalam 4 diharapkan tidak hanya menjadi tempat pendidikan bagi para santri. Kehadirannya juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sumbertetes, Patuk, dan sekitarnya. (Humas Ponpes Modern Baitussalam)



