Guru Tangguh, Guru Bertumbuh PAUDIT Baitussalam Prambanan

Bagikan :

Sleman– Seluruh Ustadz dan ustadzah PAUD IT Baitussalam Prambanan mengikuti kegiatan Safari Harmoni. (Halaqoh Akhlak Raih Mardhotillah dalam BerOrganisasi sesuai Nilai Islam) pada Sabtu, 26 September 2026. Mengusung tema “Guru Tangguh, Guru Bertumbuh: Growth Mindset dalam Ruh, Akal, dan Jasad”, kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai di kediaman Ibu Lamiati, Tegal Ngasem, Joho, Klaten.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC Ustadzah Diah Arum, kemudian dilanjutkan dengantilawah bersama Surah Al-Balad. Suasana semakin semarak dengan lantunan Mars Pondok Pesantren Modern Baitussalam dan lagu “Oh Pondokku”. Setelah itu, tuan rumah menyampaikan sambutan sebagai bentuk penyambutan dan rasa syukur atas terselenggaranya Safari Harmoni.

Memasuki acara inti, materi disampaikan oleh Ustadzah Suprihantini, S.Si., APT, Sekretaris Pimpinan Pondok Pesantren Modern Baitussalam. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para ustadz dan ustadzah untuk membangun growth mindset. Yang tidak hanya berorientasi pada perkembangan kemampuan, tetapi juga keseimbangan ruh, akal, dan jasad.

Ustadzah Suprihantini mengingatkan bahwa majelis ilmu merupakan taman surga atau raudhatul jannah. Oleh karena itu, setiap pertemuan hendaknya menjadi sarana untuk menambah ilmu, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Para pendidik PAUDIT Baitussalam Prambanan juga diajak untuk memiliki visi hidup yang jelas dengan menanamkan visi besar. Yaitu meraih mardhotillah atau keridaan Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, peserta diajak menyusun agenda secara teratur, mulai dari perencanaan kegiatan dalam satu pekan, menetapkan target, mengatur waktu belajar dan berbagi ilmu, hingga mempersiapkan kebutuhan sejak malam hari. Kebiasaan sederhana seperti menata seragam sebelum tidur menjadi bagian dari latihan kedisiplinan agar aktivitas esok hari dapat berjalan lebih tertib.

Pertumbuhan diri juga perlu dibangun melalui tiga sarana, yaitu aqliyah, ruhiyah, dan jasadiyah. Pada aspek ruhiyah, peserta diingatkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an beserta maknanya, melaksanakan salat malam, berpuasa, berdzikir, serta berkumpul dengan orang-orang saleh. Sementara itu, kesehatan jasmani dijaga melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, dan mengurangi penggunaan telepon genggam secara berlebihan.

Ustadzah Suprihantini juga mengingatkan beberapa hal yang dapat membuat seseorang mengalami “ketumpulan” dalam bertumbuh, antara lain sering menunda, mencari validasi atau pembenaran dari orang lain, lalai, serta terlalu mencintai dunia hingga melupakan tujuan akhir kehidupan.

Melalui Safari Harmoni ini, para ustadz dan ustadzah PAUD IT Baitussalam Prambanan diharapkan semakin memahami pentingnya pertumbuhan diri secara utuh. Guru bukan hanya dituntut untuk terus belajar dalam menjalankan profesinya, tetapi juga perlu merawat ruh, mengembangkan akal, dan menjaga jasad agar mampu menjadi pendidik yang tangguh, bertumbuh, serta menghadirkan kebermanfaatan bagi peserta didik dan lingkungan.

(Bidang Humas Pondok Pesantren Modern Baitussalam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Guru Tangguh, Guru Bertumbuh PAUDIT Baitussalam Prambanan

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar lainnya :