
Sleman- SMP IT Baitussalam Prambanan pada bulan September 2026 mengirimkan 6 tim untuk mengikuti Lomba Peneliti Belia CYS ( Center for Young Scientists) DIY 2026 yang dilaksanakan secara daring (online) melalui pengiriman makalah penelitian dan video presentasi.
Pada kesempatan ini, Alhamdulillah diikuti oleh 12 santri, baik kelas 9 maupun kelas 8. Harapan dari kegiatan lomba yang diikuti ingin memajukan SMP IT Baitussalam dalam perannya sebagai School of Sains . Selain itu, lomba ini bermanfaat untuk ajang peserta didik mengembangkan bakat penelitian, presentasi makalah penelitian, dan menjadi seorang ilmuwan yang tetap berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Judul makalah Peneliti Belia ini diantaranya adalah “Dampak Objek Wisata Obelix Hills Terhadap Aspek Sosial Masyarakat Lokal di Dusun Klumprit Kecamatan Prambanan”, “Potensi Daun Kering Sebagai Tinta Ramah Lingkungan” , “Identifikasi Kelimpahan Mikroplastik Dalam Sedimen Di Sungai Opak, Wilayah Sleman” , “Sistem Monitoring Rumput Lamun di Pulau Sapudi Menggunakan Teknologi Pencitraan Satelit Sentinel-2A Sebagai Bioindikator Lingkungan Di Pulau Sapudi Dalam Rangka Mitigas”, dan “Elektroda Karbon dari Ampas Kopi untuk Superkapasitor Berbiaya Rendahi Perubahan Iklim”, Analisa Peran Masyarakat dan Eduwisata Batik Dalam Regenerasi Pembatik Giriloyo Sebagai Pendukung Desa Wukirsari Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul Meraih Desa Wisata Terbaik Dunia 2024”
Ada juga yang berjudul, “Entomofagi Sebagai Adaptasi Ekologi Masyarakat Desa Mulo, ecamatan Wonosari, Gunung Kidul.Ruang Publik Dan Rekonsiliasi Sosial: Sejarah Pasar Nasakom Kebondalem Lor Prambanan” , “Implementasi Human Security di SMP IT Baitussalam untuk Meningkatkan Resiliensi Murid di Pondok Pesantren”.
Insya Allah tanggal 17 September 2026 adalah Seleksi administratifnya. Semoga diberikan hasil yang terbaik. Semoga kegiatan ini membawa kebaikan dan terus melahirkan para peneliti muda yang tangguh dan kuat dalam memperjuangkan karyanya.



